Selasa, 05 November 2019

Panduan Irit untuk Pekerja Kantoran ala Adrian Maulana, Dapat Sisihkan sampai Rp2,8 Juta/Bulan

Jalankan pola hidup sehat sekaligus juga irit sesuatu pilihan. Ini juga yang dikerjakan oleh bekas aktor serta pembawa acara, Adrian Maulana yang sekarang konsentrasi berkarier jadi pekerja kantoran dalam suatu perusahaan manager investasi.



Lewat account Instagram pribadi, Adrian Maulana bagikan narasi makan siang yang dia mengonsumsi seharian. Sajian itu tidak lain ialah gado-gado seharga Rp15 ribu.

Walau demikian, suami Dessy Ilsanty ini mengaku kadang makan salad seharga Rp50 ribu. "Tetapi seringkali makan gado2 dg bumbu kacang dipisah. Sehat & irit. Insya Allah, dapat kok beli makan siang beberapa ratus ribu ," catat Adrian.

Dibalik pilihannya itu, Adrian ungkap fakta-fakta lain masalah pola hidup sehat serta irit yang ditempuh sekarang. Dia memperbandingkan nominal-nominal Rupiah yang dia irit dari mengonsumsi seharian.

"Tetapi kebayang tidak sich, teman2. 50 rb yg sy dapat irit dari makan siang saya, 35-40 rb yg saya irit dari 1 cup kopi (yg awalnya saya minum 2-3 cangkir/hari beli di coffee shop)," tulisnya.

Langkah untuk berhemat tidak cuma masalah minuman dan makanan, dan juga biaya transportasi yang dikeluarkan. "50rb yg saya irit dari transport (krn saat ini setiap pulang kerja saya pilih naik MRT/bus dimana awalnya tetap naik mobil/taxi biru. Bensinnya, parkirnya, tolnya. Hehehe," lanjut Adrian Maulana.

Di lain sisi, Adrian Maulana rasakan benar ketidaksamaan sesudah jalankan pola hidup sehat sekaligus juga irit. Uang dari berhemat bisa dia pakai untuk suatu hal yang lebih berguna.

"Kalau di keseluruhan, dalam 1 hari paling tidak saya berhemat 140rb lho. Ada 20 hari kerja kantor, jadi dalam satu bulan minimum 2,8 jt dapat saya pakai untuk hal-hal lain yg lebih berguna tanpa ada mengorbankan kesehatan saya, hoby ngopi saya & kegiatan yang lain. Yg saya kerjakan cuma berhemat, tetapi nyatanya besar faedah," catat ayah dua anak itu.

Adrian meneruskan, bila dulu semua hal yang dia kerjakan cuma untuk kebaikan diri kita. Tetapi sekarang, dia juga sedang terus belajar supaya apa yang dikerjakan bisa berguna buat orang lain.
Load disqus comments

0 komentar